Banyak orang yang menyebut biosafety cabinet (BSC) sama dengan laminar air flow. Secara fungsi mungkin memang nyaris serupa namun ada sistem yang membedakan keduanya yaitu terletak pada flow atau aliran udaranya. Biological safety cabinet atau biosafety cabinet adalah salah satu alat yang digunakan dalam ruang bidang mikrobiologi dan berfungsi untuk memberikan perlindungan bagi pengguna, meminimalisir terjadinya kontaminasi serta dapat menjaga lingkungan area kerja.

Secara umum, laminar air flow memiliki dua tipe aliran udara yaitu horizontal dan vertikal laminar. Sedangkan biosafety cabinet terdiri dari dua macam tipe yaitu BSC-l dan BSC-ll. Kedua alat ini sama-sama berfungsi untuk meminimalisir terjadinya kontaminasi pada produk tapi BSC tidak hanya melindungi produknya, tapi juga melindungi pengguna dan lingkungan kerja melalui sistem HEPA filter. Dengan adanya pelatihan ini dapat menambah upgrade ilmu lebih detail tentang BSC dan Biosafety pada laboratorium Kesehatan, khususnya di laboratorium BBTKLPP Banjarbaru

Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Biosafety dan Bio Security dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penggunaan dan pemeliharaan BSC. Kegiatan dilakukan pada tanggal 14 Februari 2019 diawali dengan sambutan dari kepala BBTKLPP Jakarta mengenai pentingnya Biosafety dan dan Biosecurity. Adapun kegiatan Orientasi BSC diikuti oleh 12 peserta dari BB/BTKLPP, Direktorat Surkarkes 1 peserta dan BBLK 4 peserta.

Materi dari orientasi BSC dan Biosafety training terdiri dari Essentail Biosafety and Infection control in Laboratory disampaikan oleh Anek Kaewpan (Senior Medical Technologist Biosafety Officer NSF BSC Accredited). Perbedaan antara Biosafety dan Biosecurity:

  1. Biosafety: Mengurangi, meminimalkan menghilangkan paparan individu dan lingkungan yang tidak disengaja terhadap agen biologis yang berpotensi berbahaya atau “Lindungi orang dari patogen berbahaya”
  2. Biosecurity: Perlindungan patogen, racun, dan informasi sensitif dari pencurian yang hilang dan penyalahgunaan selanjutnya “Lindungi patogen dari orang berbahaya”

Materi selanjutnya adalah Workshop on “How to wash hand correctly” Mempraktekkan tentang bagaimana “Cara mencuci tangan dengan benar” Disampaikan oleh Anek Kaewpan Senior Medical Technologist Biosafety Officer NSF BSC Accredited. Materi tersebut  bertujuan untuk :

  1. Memahami pentingnya mencuci tangan.
    1. Pilih deterjen yang sesuai untuk mencuci tangan.
    1. Lakukan cuci tangan dengan benar.

Apa itu Cuci Tangan?

Mencuci tangan termasuk mencuci tangan dengan sabun dan air atau antiseptik berbasis alkohol untuk menghilangkan kuman, juga dikenal sebagai mikroorganisme.

Kapan hal itu dilaksanakan

Setelah selesai dari laboratorium, setelah melepas sarung tangan, sebelum meninggalkan laboratorium, sebelum dan sesudah kontak pasien, dan pada kontak atau ketika ada kontaminasi yang terlihat dengandarah atau bahan yang berpotensi menular lainnya.

Mencuci tangan, kenapa hal itu penting

Mencuci tangan adalah cara paling penting untuk mencegah penyebaran kuman. Mencuci tangan membantu menjaga kesehatan anda dengan mengurangi jumlah kuman ditangan anda dan membantu mengurangi penyebaran kuman ke keluarga, teman, rekan kerja, pasien. Menggunakan kebersihan tangan yang tepat mencegah kontaminasi.

Materi selanjutnya mengenai N95 respiratory Fit Test,  Tes Fit Pernafasan N95 (Alat pelindung pribadi non-minyak yang menyaring 95% partikel di udara) yang merupakan “Alat pelindung diri yang mengandung filter dan dirancang untuk melindungi pemakainya dari menghirup debu, asap, uap, gas, atau patogen melalui udara yang berbahaya (misalnya. TB, campak, rhinovirus, influenza, cacar, antraks, lainnya)”. Tes Fit pernafasan menggunakan N95 tersebut dengan kondisi:

  1. Bernafas normal
  2. Nafas dalam-dalam
  3. Gerakan dari sisi ke sisi
  4. Gerakan Kepala ke atas dan kebawah
  5. Bicara tanpa henti
  6. Jogging di tempat
  7. Pernapasan normal

Sebagai salah satu contoh praktik N95 respiratory Fit Test yang dilakukan Anek Kaewpan Senior Medical Technologist Biosafety Officer NSF BSC Accredited.

Materi Biosafety cabinet and its application in public helath laboratory yang disampaikan menjelaskan BSC serta cara disinfeksi dan dekontaminasi. BSC merupakan “Peralatan keselamatan yang dirancang untuk memberikan perlindungan personel, lingkungan, dan produk dari mikroorganisme infeksius”.  BMBL (5th edition) https://www.cdc.gov/biosafety/publications/bmbl5/bmbl.pdf page 290.

Prinsip kerja BSC Memiliki inflow (aliran udara masuk kedalam kabinet) untuk melindungi operator dengan tujuan melindungi operator dari mikroorganisme. Beberapa tipe BSC juga melindungi produk dari kontaminan ruangan dengan kecepatan udara inflow: Berdasarkan EN12469 (EU): > 0.40 m/s dan Berdasarkan NSF/ANSI 49 (USA): > 0.50 m/s.

Materi Workshop on “ the Correct Use and Clean the BSC” “Penggunaan yang benar dan cara membersihkan BSC” dilakukan di laboratorium virology BBTKLPP Jakarta. BSC certification merupakan bagaimana cara sertifikasi BSC yang perlu di perhatikan dalam sertifikasi antara lain:

1. Tes (primer) dilakukan dengan pengecekan:

  • Aliran udara (downflow / Inflow)
    • Filter HEPA bocor
    • Pola asap
    • Instalasi situs

2. Tes (sekunder) dilakukan

  • Kepadatan cahaya
    • Kebisingan
    • Kebocoran listrik
    • Getaran

Kesimpulan

Dari Kegiatan pelatihan BSC dan Biosafety ini didapatkan kesimpulan

  1. Mengetahui dan memahami tentang Biosafety dan Biosecurity pada Laboratorium kesehatan
  2. Mengetahui dan memahami cara mencuci tangan yang baik dan benar
  3. Mengetahui dan memahami bagaimana cara melakukan N95 respiratory Fit Tes
  4. Mengetahui dan memahami cara menggunakan BSC dengan benar dan cara untuk merawat BSC secara sederhana.
  5. Mengetahui bagaimana melakukan sertifikasi BSC

Saran

Perlu dilakukan refresh kegiatan serupa dengan waktu pelaksaan yang lebih lama dan praktek yang lebih detail agar selalu dapat mengupgrade ilmu terbaru.***[Sari & Riska]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.