Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan penelitian Serologis untuk memahami secara komprehensif tingkat infeksi, kejadian infeksi ringan dan tanpa gejala, serta proporsi antibodi terhadap infeksi SARS-CoV-2 pada populasi umum berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia untuk memastikan kekebalan populasi kumulatif.

Di Indonesia, studi seroepidemiologis dipimpin secara bersama-sama oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.

Studi ini juga melibatkan para peneliti multidisiplin ilmu yang berasal dari berbagai institusi akademik dan penelitian (satu diantaranya FKM Unair), serta para ahli infeksi pernapasan akut, otoritas kesehatan di tingkat daerah dan laboratorium rujukan regional termasuk BBTKLPP Banjarbaru.

Studi ini diharapkan melibatkan lebih dari 10.000 peserta dari 17 provinsi dan 69 kabupaten/kota di Indonesia. Dalam hal tersebut BBTKLPP Banjarbaru melakukan pengujian 1200 spesimen berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

©️ BBTKLPP Banjarbaru
Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
Tidak Menerima Gratifikasi dalam Bentuk Apapun.
Pengaduan Melalui :
Telp. 0511-4780343 atau E-mail : bbtklbjb@gmail.com

#BBTKLPPBanjarbaru #BBTKLPP #Vaksinasi #WilayahBebasdariKorupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.